Hortikultura adalah sub pertanian yang menjadi komoditas utama di Indonesia yang mampu mendorong kesejahteraan petani, ekonomi nasional serta meningkatkan devisa negara melalui ekspor. Berdasarkan data BPS 2022, kelompok komoditas terbesar hortikultura adalah sayuran 54,50% , buah-buahan 11,38%, tanaman hias 1,9%, dan biofarmaka 1,84%. Hal ini disebabkan karena permintaan pasar dalam dan luar negeri terhadap komoditi buah dan sayuran mengalami peningkatan sehingga peluang untuk mengunggulkan komoditi tersebut semakin berarti dalam perekonomian Indonesia. Namun, karakteristik fisik yang mudah rusak pada buah dan sayuran menjadi kendala utama dalam pemenuhan persyaratan mutu berdasarkan visual, seperti ukuran, warna, dan aroma. Keadaan demikianlah yang mendorong penggunaan pestisida berlebih yang berdampak pada rawannya komoditi ini terhadap residu pestisida.

Residu pestisida akan terbawa oleh gerakan air, angin, dan udara. Residu pestisida juga dapat terbawa dalam rantai makanan yang berakibat pada permasalahan kesehatan. Sebagai contoh di Amerika Serikat, EPA menemukan 14 dari 41 pestisida yang umum dipakai diklasifikasikan sebagai senyawa karsinogenik dimana residu pestisida telah mencemari 83% tanaman hortikultura yang diamati. Oleh sebab itu, penting mencuci segala jenis sayuran dan buah-buahan yang Anda peroleh sebelum dikonsumsi. Mencuci buah dan sayur mampu mengurangi pestisida yang masih melekat di permukaan kulitnya. Akan tetapi, pestisida tidak sepenuhnya hilang. Penggunaan air hanya mampu menghilangkan pestisida hingga 80%.

Ozon dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini karena ozon dikenal sebagai oksidator kuat yang mampu mendegradasi oksida logam berat dan senyawa organik. Selain itu, ozon juga efektif menghilangkan pertumbuhan mikroorganisme patogen pada buah dan sayur. Penggunaan ozon dapat memperpanjang umur simpan pangan dan menjaga kesegaran produk. ARG (Antimicrobial Rinse Generator) adalah teknologi ozon yang dirancang khusus untuk aplikasi di restoran dan bisnis makanan guna mencuci buah, sayuran, dan daging bahan baku. Semua bahan yang dicuci menggunakan air ozon dari perangkat ARG ini akan bebas dari patogen hingga 99,99%, dan memiliki umur simpan yang lebih panjang. Bau amis pada daging juga dapat dihilangkan setelah penyemprotan air berozon ini. Selain itu, teknologi ARG memiliki beberapa keunggulan seperti berikut ini.

  • Membunuh patogen: sistem ini telah terbukti mengurangi 99% patogen ; E.coli, Listeria, dan Salmonella.
  • Sistem ini mengeluarkan 0,2 – 0,6 ppm ozon untuk sanitasi dengan opsu untuk menyemprot atau meredam makanan atau produk.
  • Teknologi ozon terbukti menghancurkan mikroorganisme yang efektif tanpa meninggalkan residu. 
  • Selain makanan dan hasil bumi (sayuran, buah-buahan), ozon mampu digunakan untuk sanitasi peralatan makanan.

Baca Juga: