Mineral besi (Fe) merupakan salah satu elemen mikro yang penting bagi kehidupan ayam. Besi berperan dalam berbagai fungsi biologis, seperti pembentukan hemoglobin dalam darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan berperan dalam metabolisme sel dan sistem kekebalan tubuh. Meskipun besi sangat dibutuhkan, kadar yang berlebihan dalam tubuh juga dapat memberikan dampak negatif. Kandungan zat besi dalam air memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi pencernaan ayam serta Feed Conversion Ratio (FCR) pada efisiensi pakan.
Kandungan Fe dalam air yang dikonsumsi ayam dapat mempengaruhi penyerapan dan Keseimbangan Mikronutrien: Besi berperan dalam metabolisme usus dan proses penyerapan mikronutrien lainnya. Kelebihan besi dapat memicu iron overload (penumpukan besi) yang menyebabkan peradangan di saluran pencernaan, dan ini dapat mengganggu keseimbangan mikroflora dan infeksi usus. Penelitian oleh Guthrie et al. (2010) menunjukkan bahwa penumpukan besi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko gangguan pada dinding usus dan penurunan penyerapan nutrisi. Mineral besi dalam air dapat mempengaruhi komposisi mikroflora di dalam usus ayam. Pada kadar yang tepat, besi mendukung perkembangan bakteri baik yang menguntungkan bagi pencernaan. Namun, apabila kadar besi terlalu tinggi, dapat terjadi proliferasi bakteri patogen yang dapat mengganggu keseimbangan mikroflora usus, sehingga menyebabkan diare, penurunan kesehatan usus, dan gangguan pencernaan.
Infeksi usus akibat kandungan mineral besi berlebih tentu akan menyebabkan kenaikan FCR (lebih banyak pakan dibutuhkan untuk mencapai pertumbuhan yang sama). Ayam yang mengalami gangguan pencernaan akibat kelebihan besi dalam air cenderung memiliki gangguan pada penyerapan nutrisi, sehingga akan mempengaruhi pertumbuhannya. Mineral besi yang berlebih dalam tubuh ayam akan mempengaruhi metabolisme energi dan bisa mengganggu penggunaan energi dari pakan secara efisien. Oleh karena itu, meskipun ayam mengonsumsi cukup pakan, proses metabolisme yang terhambat bisa membuat ayam membutuhkan lebih banyak pakan untuk mencapai pertumbuhan yang sama, yang meningkatkan rasio FCR.
Kandungan besi yang tepat dalam air sangat penting untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan ayam. Meskipun besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin dan metabolisme tubuh ayam, kandungan besi yang terlalu tinggi dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh dan menyebabkan gangguan pada kesehatan usus serta pencernaan. Sehingga, hal ini dapat meningkatkan FCR, yang berarti efisiensi pakan menurun.

Peternak harus memperhatikan kualitas air yang diminum ayam, terutama dalam hal kandungan besi. Oleh sebab itu, YUKI Water Treatment menawarkan teknologi filtrasi terbaru untuk mengurangi kelebihan mineral besi dalam air. EVI (Enpress Vortech Inside) adalah sistem filtrasi air yang dilengkapi dengan teknologi Vortech yang telah dipatenkan di seluruh dunia. EVI dilengkapi dengan media filter yang terbukti efektif mengurangi kandungan mineral berlebih, termasuk besi. Selain itu, teknologi Vortech sangat menguntungkan bagi peternakan karena dapat mengurangi penggunaan air hingga 30% selama proses backwash, menghasilkan air yang lebih bersih dan bebas dari mineral berlebihan. Sehingga, kesehatan ayam dan efisiensi pakan tetap terpelihara dengan baik, yang berujung pada tingginya produktivitas.
Baca Juga:
- Jelang Hari Raya, Produksi Ayam Justru Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
- Waspada! Perubahan Kualitas Air Berdampak Serius Terhadap Produksi Peternakan
- Air Bersih Berkualitas Dukung Kenyamanan Beribadah di Bulan Ramadan
- Mesin Kopi Cepat Berkerak? Waspadai Kualitas Air yang Digunakan
- Hotel Bintang Berkelas Selalu Dimulai dari Sistem Filtrasi Air Terpusat
