Air minum menjadi sebuah kebutuhan primer yang harus dipenuhi. Rata-rata manusia membutuhkan 8 gelas per hari air minum untuk mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh. Mengingat sebagian besar tubuh manusia didominasi oleh unsur air. Masyarakat Indonesia memiliki beberapa cara untuk memenuhi kebutuhan air minum mereka, mulai dari cara paling tradisional hingga cara paling modern yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Dari zaman dulu tidak sedikit masyarakat Indonesia terutama yang di pedesaan memenuhi kebutuhan air minum dengan cara merebus air bersih. Hal ini dilakukan karena orang-orang percaya bahwa dengan merebus air pada suhu tertentu dapat memusnahkan berbagai mikroorganisme berbahaya di air, sehingga air menjadi aman untuk dikonsumsi.

Namun seiring dengan berkembangnya zaman, orang-orang merasa bahwa merebus air sedikit ribet karena harus merebus air setiap hari untuk minum dan hal tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, mulai muncul air minum dalam kemasan (AMDK) yang dirasa lebih praktis dibandingkan harus merebus air terlebih dahulu.

Sisi praktis AMDK inilah yang membuat sebagian besar masyarakat Indonesia beralih menggunakan galon isi ulang untuk memenuhi kebutuhan air minum. Dengan begitu, hanya perlu mengisi air ulang galon maka kebutuhan air minum dapat dengan mudah terpenuhi dan tidak membutuhkan waktu lama untuk merebus.

Meskipun kepraktisan ini cukup memanjakan, namun ditemukan juga beberapa dampak negatif dari penggunaan AMDK untuk memenuhi kebutuhan air minum. Mengingat AMDK dikemas dengan plastik terutama yang sekali pakai, hal ini tentu saja akan menimbulkan dampak negatif pada kesehatan jika digunakan terus menerus.

Berbagai ancaman mikroplastik seperti BPA dapat mengancam sewaktu-waktu jika menggunakan AMDK seperti galon untuk memenuhi kebutuhan air minum. Bagaimana tidak, akibat mikroplastik yang dihasilkan AMDK yang mengendap di dalam tubuh dapat mengakibatkan timbulnya kanker atau tumor karena mikroplastik yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dicerna. 

Akibat hal ini, penggunaan AMDK untuk memenuhi kebutuhan air minum sehari-sehari dirasa menjadi kurang efektif, sehingga mendorong adanya sebuah solusi baru yang mampu memecahkan permasalahan ini. Sebagai solution provider, YUKI telah menyiapkan sebuah solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air minum yang sehat namun tetap praktis.

Solusi tersebut merupakan Prestige Series yang menggunakan teknologi penyaringan reverse osmosis (RO). Dengan teknologi tersebut, dapat menghasilkan air minum sesuai standar hanya dengan bermodalkan tap water atau air keran yang bersih. Air tersebut nantinya akan disaring dengan melalui dua membrane reverse osmosis.

Prestige Series akan menjadi solusi terbaik untuk evolusi air minum yang sehat dan praktis bagi Anda dan keluarga. Anda tidak perlu lagi merebus air atau bahkan mengangkat galon untuk memenuhi kebutuhan air minum setiap hari. Cukup buka keran, maka air siap langsung diminum tanpa khawatir ancaman bahan kimia seperti mikroplastik BPA. Hubungi YUKI Water Treatment sekarang juga untuk mendapatkan solusi terbaik air minum ini.

Baca Juga: