Pemilihan filter air tidak dapat ditentukan hanya dengan mahal dan murah saja, keduanya pasti memiliki karakteristik dan konsekuensi jangka panjang yang berbeda, lalu apa yang menjadi perbandingannya? Berikut penjelasan detailnya : 

1. Material dan Konstruksi

Filter air yang murah biasanya dibuat dengan housing plastik yang lebih tipis sehingga memiliki ketahanan terhadap tekanan lebih rendah. Selain itu, media yang dipakai seringkali tidak maksimal dan stabil dalam penggunaannya. Akibatnya, filter ini cenderung lebih cepat rusak, retak, bahkan penurunan performa setelah pemakaian beberapa bulan. 

Berbeda dengan filter premium yang menggunakan bahan lebih kuat, serta dilengkapi dengan media filtrasi berstandar tinggi seperti carbon dan resin. Konstruksi yang lebih unggul ini jelas lebih tahan lama dan stabil untuk digunakan dalam jangka panjang.

2. Efektivitas Filtrasi

Filter dengan harga murah umumnya mencampur beberapa media filter sehingga umur media filter lebih pendek karena tidak dapat diregenerasi ataupun melakukan pencucian media. Filter murah umumnya tidak dirancang untuk mengatasi masalah kontaminan logam seperti besi dan mangan.
Sementara itu, filter premium mampu menyaring hingga masalah kontaminan logam sesuai dengan kualitas air yang tersedia. Selain itu, dengan menggunakan media berbeda setiap tabungnya, filter premium memiliki umur media filter yang lebih panjang karena dapat melakukan maintenance terhadap media. 

3. Konsistensi dan Standar Kualitas

Produk filter yang murah seringkali tidak memiliki standar kualitas atau sertifikasi khusus sehingga performanya dapat bervariasi antara satu produk dengan yang lainnya. Hal ini menyebabkan produk tidak dapat diandalkan untuk proses yang membutuhkan konsistensi yang tinggi. 

Filter premium biasanya telah melalui proses quality control yang ketat dan memiliki sertifikasi internasional seperti NSF, FDA, ataupun ISO. Hal ini memastikan bahwa setiap produk memberikan hasil yang stabil dan sesuai standar, sesuatu yang sangat penting untuk industri makanan, minuman, farmasi, dan manufaktur.

4. Biaya Jangka Panjang

Pembelian untuk filter di awal memang jauh lebih rendah, namun biaya perawatannya cenderung lebih tinggi. Pergantian cartridge, turunnya flowrate, potensi kerusakan tabung, mengakibatkan harga dalam jangka waktu yang panjang membengkak menjadi lebih besar.
Filter premium memang membutuhkan investasi awal yang lebih besar, namun umur pakainya lebih panjang, maintenance lebih jarang, dan performanya lebih stabil. Jika dihitung total cost per year, filter premium justru lebih hemat untuk penggunaan serius atau volume besar.

5. Garansi  

Biasanya filter murah tidak berani memberikan jaminan garansi lama dibandingkan dengan filter premium yang memberikan garansi di berbagai sparepart karena filter yang premium memiliki kemampuan untuk ketahanan kualitas. 

Mana yang Layak Digunakan dalam Jangka Panjang?

Filter murah cocok digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sederhana atau sekadar pre-filter. Tapi jika kualitas air sangat berpengaruh terhadap proses produksi atau kualitas produk, filter premium jauh lebih menguntungkan. Industri F&B, minuman, farmasi, printing, dan manufaktur membutuhkan kualitas air yang tidak boleh turun, sehingga filter premium menjadi pilihan yang paling aman dan efektif.
Kesimpulannya, filter premium adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan kualitas air lebih baik, tetapi juga mengurangi downtime, risiko kontaminasi, dan biaya operasional.

Baca Juga: