Saat ini penggunaan botol air minum (tumbler) menjadi salah satu gaya hidup yang mulai diikuti oleh banyak orang terutama dikalangan anak muda hingga pekerja kantoran. Tumbler dapat membantu Anda untuk tetap terhidrasi dengan baik, sehingga penggunaan tumbler dinilai lebih praktis dalam membawa air minum kemanapun dibandingkan dengan botol plastik kemasan yang membawa dampak buruk bagi lingkungan. Namun, banyak yang tidak menyadari penggunaan tumbler ternyata dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. Tutup tumbler serta bagian permukaan atas tumbler yang sering berkontak langsung dengan mulut dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri, apalagi ditambah penggunaan tumbler yang tidak sering dibersihkan dengan baik.
Sebuah penelitian di Amerika Serikat yang dikutip dari Channel News Asia (CNA) menyebutkan tumbler yang sering digunakan berulang-ulang memiliki lebih banyak bakteri dibandingkan dengan westafel hingga dudukan di toilet. “Saat kita mengonsumsi makanan, ada partikel makanan di mulut kita. Dan begitu kita membawa botol air ini ke mulut untuk diminum,.. beberapa di antaranya (partikel makanan) dapat tersangkut di dalam botol air,” jelas pakar kualitas air, Kwok Chen Ko.
Seorang profesor di Institut Teknologi Singapura, Adison Wong, menekankan bahwa bakteri tertentu seperti pseudomonas dan cyanobacteria patut untuk diwaspadai. Jika bakteri tersebut tertelan dan masuk ke dalam tubuh, dapat menyebabkan sakit perut, mual, dan diare.
Jika tumbler yang digunakan hanya untuk menyimpan air di lemari pendingin, tumbler tersebut dapat memiliki jumlah jamur tertinggi karena jamur mampu tumbuh subur di lingkungan lembab, ditambah jarang mencuci botol. Selain itu, gula dan lemak yang ditemukan dalam minuman seperti teh, kopi, dan sirup, lebih mudah terakumulasi dalam botol air, sehingga akan meciptakan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan bakteri dan jamur.
YUKI Water Treatment memberikan solusi sebuah tumbler yang bebas bakteri dan jamur karena memiliki sistem disinfeksi UV LED. Luminor Bottle, menggunakan teknologi sinar ultraviolet yang dapat mensterilisasi air minum hanya dalam waktu 90 detik dengan satu kali sentuhan (power on), sehingga air aman untuk diminum. Tak perlu khawatir, Luminor Bottle dapat melakukan re-disinfeksi setiap 6 jam sekali. Hal ini membuat air minum yang ada di dalam botol tetap dalam keadaan steril.
Baca juga:
- YUKI Water Treatment Hadir di IndoBuildTech Bandung 2026 dengan Solusi Water Treatment untuk Rumah
- Sering Diremehkan, Ini Tanda-tanda Air di Rumah Anda Butuh Filter Air Segera
- Air Kuning di Rumah, Berbahaya atau Tidak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
- Lebih dari 90% Air Tanah di Jakarta Tercemar E. coli, Yakinkah Air di Rumah Anda Sudah Aman?
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia
