Pergantian dari musim hujan ke musim kemarau menimbulkan berbagai dampak termasuk pada budidaya tambak. Datangnya musim kemarau menyebabkan perubahan yang signifikan pada lingkungan tambak yang juga akan mempengaruhi pertumbuhan udang. Beberapa perubahan tersebut antara lain peningkatan amonia, peningkatan populasi plankton yang membuat intensitas cahaya berkurang, serta perubahan pada parameter kualitas air seperti suhu dan salinitas. Dari berbagai dampak tersebut, perubahan kualitas air sangat perlu untuk diperhatikan karena dapat terjadi kapan saja dan langsung memberikan dampak yang signifikan.
Dimulai dari peningkatan suhu akibat dari musim kemarau dapat mengakibatkan metabolisme udang lebih cepat, sehingga kebutuhan oksigen terlarut juga akan meningkat. Saat suhu pada kolam tambak meningkat, hal yang perlu segera dilakukan adalah meningkatkan kadar oksigen terlarut untuk mengimbangi metabolisme udang.
Selain peningkatan suhu, musim kemarau juga menyebabkan peningkatan salinitas atau kadar garam yang mengakibatkan pertumbuhan udang menjadi lambat karena energi lebih banyak terserap untuk osmoregulasi daripada pertumbuhan. Sedangkan proses osmoregulasi merupakan proses pengaturan dan penyeimbangan tekanan osmosis antara di dalam dan di luar tubuh udang. Saat kadar salinitas tinggi di kolam tambak, maka harus segera dilakukan penambahan air tawar untuk menurunkan tingkat salinitas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kadar salinitas pada air dengan menambahkan air tidak bersalinitas (air tawar).
Setiap perubahan parameter kualitas air pada kolam tambak harus segera diberikan penanganan. Lantaran jika tidak, dapat mengakibatkan dampak buruk pada pertumbuhan udang yang dapat berujung pada kerugian. Oleh karena itu, pemantauan kualitas air harus teratur dilakukan. Namun terkadang pengecekan kualitas air secara manual kurang efektif untuk mengatasi perubahan parameter kualitas air yang dapat berubah setiap saat. Maka dari itu, diperlukan solusi pemantauan kualitas air otomatis yang dapat memantau selama 24/7, sehingga penanganan perubahan paramater kualitas air dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

LIQUISENS menjadi solusi tepat untuk melakukan pemantauan kualitas air yang berbasis Internet of Things (IoT) yang menjadikannya sebagai smart monitoring water system. Dikarenakan LIQUISENS dapat memantau empat parameter kualitas air sekaligus setiap saat. Pemantauan akan lebih mudah karena setiap beberapa waktu petambak akan dikirimkan data mengenai pengukuran parameter kualitas air dikirimkan melalui WhatssApp. Bahkan saat terjadi perubahan secara tiba-tiba, petambak akan segera mendapatkan notif dan saran tindakan yang dapat dilakukan untuk menanggulangi perubahan tersebut. Adapun parameter yang dapat dipantau oleh LIQUISENS antara lain suhu, salinitas, pH, kadar oksigen terlarut (DO). Dengan LIQUISENS, Anda tidak perlu khawatir jika terlambat mengetahui perubahan parameter kualitas air pada tambak Anda.
Baca Juga:
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia
- Treatment Air Bersih Terpercaya dengan Pengalaman Lebih dari 40 Tahun
- Satu-Satunya Filter Air di Indonesia dengan Teknologi Vortech dari USA
- Filter Air Terbaik untuk Anda: Food Grade & Sistem Filtrasi Vortech
- YUKI Water Treatment: Komitmen Meningkatkan Kondisi Air Baku dengan Filter Air Berkualitas

