Apakah Anda pernah mencoba makan plastik? Mungkin sebagian besar dari kita akan menjawab “tidak,” namun kenyataannya, kita semua tanpa disadari sudah mengonsumsinya. Fakta yang mengejutkan, Indonesia kini menduduki peringkat pertama dalam hal konsumsi mikroplastik di dunia, dengan rata-rata konsumsi mencapai 15 gram per kapita. Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke tubuh kita melalui berbagai cara, tanpa kita sadari.

Sumber utama mikroplastik yang masuk ke tubuh kita berasal dari berbagai produk rumah tangga yang sering kita gunakan, seperti wadah makanan berbahan plastik, talenan, dan peralatan dapur lainnya. Setiap kali kita menggunakan peralatan plastik, ada kemungkinan partikel-partikel mikroplastik yang lepas dan ikut terbawa bersama makanan yang kita konsumsi. Namun, wadah plastik bukan satu-satunya penyebab, terdapat sumber lain yang lebih mengejutkan, yaitu dari makanan itu sendiri.

Salah satu makanan yang paling rentan terkontaminasi mikroplastik adalah ikan. Ikan hidup di air, dan ketika sumber air seperti sungai atau laut tercemar mikroplastik, maka ikan-ikan yang tinggal di sana juga akan ikut terkontaminasi. Ketika kita mengonsumsi ikan, kita tidak hanya mendapatkan protein dan nutrisi, tetapi juga mikroplastik yang telah masuk ke dalam tubuh ikan selama mereka hidup di lingkungan yang tercemar.

Selain ikan, sumber air minum yang kita gunakan sehari-hari juga berpotensi tercemar mikroplastik. Air yang diproses dari instalasi pengolahan air WTP bisa mengandung mikroplastik karena sumber airnya berasal dari sungai. Sungai yang terlihat keruh dan coklat akibat polusi, setelah diproses menjadi bening, tidak menjamin terbebas dari partikel mikroplastik. Hal ini menunjukkan betapa besar potensi air yang kita gunakan sudah terkontaminasi.

Ukuran mikroplastik sangat bervariasi, mulai dari yang tampak jelas hingga partikel yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Ukuran yang sangat kecil ini membuat mikroplastik bisa dengan mudah terakumulasi di dalam tubuh manusia tanpa disadari. Meski penelitian terkait dampaknya terhadap kesehatan masih terus berjalan, fakta bahwa mikroplastik telah menyusup ke rantai makanan kita adalah sesuatu yang perlu menjadi perhatian serius.

Baca Juga: