Musim hujan ditandai dengan debit air yang semakin melimpah pada berbagai sumber air. Namun, hal ini tidak serta merta dapat dipastikan bahwa sumber air dalam keadaan yang aman. Lantaran pencemaran air juga cukup rentan terjadi ketika musim hujan. Salah satunya adalah pencemaran timbal pada air yang meningkat dikala musim hujan. Diperlukan filter air untuk meminimalisir kandungan timbal pada air, karena jika timbal sampai masuk ke dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Melansir dari situs Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, memaparkan sebuah penelitian terkait kandungan timbal (Pb) pada air hujan di Kota Pontianak dan Kubu Raya. Penelitian yang dipromotori oleh Prof. Dr. KRT. Adi Heru Husodo, M.Sc., DCN., DLSHTM menyebutkan bahwa kandungan timbal pada air hujan dapat berasal dari atap seng atau juga dapat bersumber dari lingkungan luar, seperti kegiatan industri, kendaraan bermotor hingga pembakaran lahan. Kandungan timbal tersebut kemudian masuk ke dalam sumber air yang digunakan oleh masyarakat.
Kandungan timbal yang berlebih pada air jika masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan dampak yang berbeda pada orang dewasa dan anak-anak. Pada anak-anak, kandungan timbal yang berlebih dapat menyebabkan penurunan intelegensia (IQ), hyperactivity, bayi prematur hingga Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Sedangkan pada orang dewasa dapat mengakibatkan gangguan enzim, anemia, gangguan jiwa bahkan hipertensi.
Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan tersebut, diperlukan penanganan untuk meminimalisir kandungan timbal pada air dengan menggunakan filter air yang sesuai. Seperti yang dipaparkan oleh Prof. Dr. Khayan, SKM., M.Kes berikut ini.
“Untuk menurunkan paparan Pb air hujan dapat dilakukan dengan pengaturan waktu penampungan dan penyaringan (filtrasi) pasir kerang dan absorbsi karbon aktif dalam tabung filter,” terangnya seperti dikutip dari situs resmi FKKMK UGM.
YUKI Water Treatment sebagai solution provider, memiliki solusi filter air tepat untuk meminimalisir kandungan timbal pada air. Berbeda dengan filter air lainnya, EVI filter air dari YUKI hanya berfokus pada satu media filter yang disesuaikan dengan permasalahan air yang terjadi, sehingga proses filtrasi dapat berjalan lebih optimal. Seperti pada kasus pencemaran timbal ini, EVI akan menggunakan media filter berupa carbon block atau activated carbon yang dapat mengabsorbsi kandungan timbal di dalam air. Akibatnya air yang dihasilkan lebih bersih dari kandungan timbal, sehingga lebih aman untuk digunakan.
Selain EVI, YUKI juga memiliki solusi berupa Pristine Duo yang merupakan filter air dengan teknologi ultrafiltration, sehingga dapat melakukan penyaringan dengan tingkat sampai dengan 0,01 micron. Pristine Duo memiliki dua tahapan filtrasi yaitu Ultra Membrane Purifier (UMP) untuk menyaring zat-zat fisika dan Hyper Absorption (HA) untuk menyaring zat-zat kimiawi. Pristine Duo juga efektif untuk menyaring timbal karena dilengkapi dengan karbon. Dengan menggunakan solusi filter air dari YUKI, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kandungan timbal di air yang digunakan sehari-hari. Konsultasikan sekarang juga permasalahan air Anda dengan menghubungi YUKI, serta dapatkan survey gratis untuk mengetahui lebih dalam tentang permasalahan air Anda, sehingga YUKI dapat memberikan solusi yang paling tepat.
Baca Juga:
- Jelang Hari Raya, Produksi Ayam Justru Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
- Waspada! Perubahan Kualitas Air Berdampak Serius Terhadap Produksi Peternakan
- Air Bersih Berkualitas Dukung Kenyamanan Beribadah di Bulan Ramadan
- Mesin Kopi Cepat Berkerak? Waspadai Kualitas Air yang Digunakan
- Hotel Bintang Berkelas Selalu Dimulai dari Sistem Filtrasi Air Terpusat

