Kebijakan efisiensi pada berbagai instansi pemerintah menimbulkan berbagai dampak, mulai dari instansi pemerintah hingga pada setiap lapisan masyarakat. Efisiensi turut dirasakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau yang biasa disebut dengan BMKG. Bahkan efisiensi yang dialami BMKG dapat dikatakan cukup tinggi, dari dana awal senilai 2.826 triliun rupiah menjadi 1.011 triliun rupiah.
Melansir dari Liputan6.com, Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BMKG Muslihhuddin mengatakan bahwa BMKG menerima ketentuan yang telah ditetapkan oleh Presiden. Namun, lebih lanjut Muslihhuddin mengatakan bahwa efisiensi tersebut akan berdampak pada operasional BMKG seperti belanja modal, belanja barang hingga pemeliharaan yang terpaksa tidak dapat dilakukan di tahun 2025.
Salah satu dampak besar dari adanya efisiensi pada BMKG terletak pada banyak Alat Operasional Utama (Aloptama) terancam mati akibat dari pemeliharaan berkurang hingga 71 persen. Efek dari hal ini adalah terganggunya observasi dan kemampuan mendeteksi dinamika cuaca, iklim, hingga kualitas udara.
Seperti yang disebutkan, kualitas udara menjadi salah satu hal yang terancam terganggu pemantauannya oleh BMKG. Sementara kualitas udara di Indonesia saat ini cukup mengkhawatirkan. Bahkan tidak sedikit penyakit yang menyebar melalui udara akibat adanya mikroorganisme berbahaya.
Sebagai masyarakat, tindakan preventif perlu dilakukan, kita harus berupaya untuk menjaga udara agar tetap terjaga dari mikroorganisme berbahaya penyebab penyakit. Pasalnya udara menjadi media penyebaran yang sering tidak disadari karena mikroorganisme yang tidak terlihat di udara. Perlu diingat juga bahwa udara yang secara mata terlihat bersih belum tentu terbebas dari mikroorganisme penyebab penyakit.
YUKI sangat memahami kekhawatiran Anda ini, sehingga menghadirkan solusi yang dapat melindungi Anda dan keluarga dari udara yang tidak sehat. Luminor Air menjadi penyelamat untuk membersihkan udara di rumah, kantor, atau tempat favorit Anda lainnya dari mikroorganisme berbahaya.
Luminor Air yang diletakkan pada saluran HVAC bekerja membunuh mikroorganisme berbahaya dengan menggunakan teknologi UVC, sehingga tidak akan menimbulkan efek samping yang berbahaya. Oleh karena itu, Luminor Air menjadi pilihan tepat bagi Anda untuk mendisinfeksi udara. Dengan adanya Luminor Air, Anda tidak perlu khawatir udara di dalam rumah tercemar mikroorganisme berbahaya dari luar yang dapat menyebabkan penyakit.
Baca Juga:
- Sering Diremehkan, Ini Tanda-tanda Air di Rumah Anda Butuh Filter Air Segera
- Air Kuning di Rumah, Berbahaya atau Tidak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
- Lebih dari 90% Air Tanah di Jakarta Tercemar E. coli, Yakinkah Air di Rumah Anda Sudah Aman?
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia
- Treatment Air Bersih Terpercaya dengan Pengalaman Lebih dari 40 Tahun

