Meskipun terlihat nyaman dan bersih, banyak yang tidak menyadari bahwa udara di dalam lingkungan tertentu seperti kantor dapat menjadi potensi berkembangbiaknya bakteri ataupun mikroba berbahaya.
Ruang kantor di gedung bertingkat kebanyakan berada di ruang tertutup yang memiliki ventilasi terbatas, akibatnya sirkulasi udara menjadi minim dan menyebabkan penurunan kualitas udara. Berikut ini beberapa faktor penyebab menurunnya kualitas udara:
1.Virus dan Bakteri
Beberapa jenis virus dan bakteri dapat bertahan dalam suhu ruang sampai menemukan inang baru. Mikroorganisme ini dapat menyebar melalui percikan air liur saat orang bersin ataupun batuk.
2. Jamur dan Spora
Kelembaban yang tinggi menyebabkan media yang baik bagi pertumbuhan jamur dan spora. Jamur dan spora dapat membahayakan pernapasan.
3. Debu dengan partikel halus
Debu PM 2.5 adalah partikel udara yang memiliki ukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer. Debu ini memiliki partikel yang sangat kecil sehingga tidak dapat disaring menggunakan bulu hidung dan dapat terhirup mencapai paru-paru bahkan aliran darah. Selain itu, jenis debu lain yang berbahaya adalah debu PM 10 yang memiliki ukuran lebih kecil dari 10 mikrometer. Kedua debu ini berasal dari berbagai sumber seperti karpet dan beberapa alat kantor. Partikel ini dapat memicu beberapa penyakit seperti asma dan alergi.
4. Polutan Kimia
Volatile Organic Compounds atau sering disebut dengan VOC merupakan senyawa organik yang mudah menguap pada suhu udara seperti cat, produk pembersih, dan peralatan kantor lainnya. Paparan VOC dengan jangka waktu yang panjang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti sistem saraf dan pernapasan.

Dalam mengatasi permasalahan kualitas udara di dalam kantor, LUMINOR AIR hadir menjadi salah satu pilihan. Luminor Air menggunakan UV-C wavelength optimal (254 nm) dari Luminor Canada, salah satu produsen UV terpercaya dunia. Ini memberikan efektivitas tinggi dalam membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya, termasuk E.coli dan Legionella. Unit dirancang kompak dan modular, mudah dipasang dalam sistem rumah tangga, industri, hingga food & beverage. Hal ini menjadikannya fleksibel dan hemat tempat.
Baca Juga:
- Sering Diremehkan, Ini Tanda-tanda Air di Rumah Anda Butuh Filter Air Segera
- Air Kuning di Rumah, Berbahaya atau Tidak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
- Lebih dari 90% Air Tanah di Jakarta Tercemar E. coli, Yakinkah Air di Rumah Anda Sudah Aman?
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia
- Treatment Air Bersih Terpercaya dengan Pengalaman Lebih dari 40 Tahun

