Selama bertahun-tahun, merebus air menjadi salah satu cara paling umum untuk memastikan air lebih aman diminum. Namun, apakah proses ini mampu menghilangkan seluruh kontaminan yang mungkin terdapat di dalam air?

Merebus air menjadi aktivitas yang telah biasa dilakukan terutama oleh masyarakat sejak puluhan tahun lalu. Tujuan dari merebus air biasanya dilakukan agar air dapat diminum dengan layak. Lantaran dengan proses perebusan dengan suhu tinggi dapat membunuh berbagai bakteri, virus, hingga parasit. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang beranggapan bahwa merebus air saja sudah cukup untuk air minum.

Namun, sebenarnya apa saja kontaminan yang dapat hilang dengan cara merebus air?

KontaminanEfektif Dihilangkan?
BakteriYa
VirusYa (umumnya)
ParasitYa
LumpurTidak 
Logam BeratTidak
MikroplastikTidak
KaporitTidak

Mengapa Tidak Semua Kontaminan Hilang?

Seperti yang telah disinggung di awal bahwa proses merebus air membuat suhu air meningkat dan akibatnya akan memusnahkan sejumlah kontaminan terutama yang bersifat biologis seperti bakteri, virus, dan jamur. Namun, bagaimana dengan kontaminan fisika dan kimia? 

Peningkatan suhu pada air tidak dapat menghilangkan kontaminan fisika dan kimia seperti logam berat, lumpur, mikroplastik hingga kaporit. Bahkan dalam beberapa kondisi, konsentrasi kontaminan tertentu bisa menjadi sedikit lebih tinggi karena volume air berkurang yang diakibatkan oleh proses penguapan. 

Berbagai kontaminan tersebut jika masuk ke dalam tubuh akan berdampak buruk pada kesehatan. Diperlukan adanya pengolahan air seperti filter air untuk memastikan kontaminan tersebut hilang dari air dan aman untuk dikonsumsi.

Jadi Apakah Merebus Air Masih Perlu?

Merebus air boleh saja dilakukan tapi sebelum itu harus dipastikan bahwa air yang digunakan telah terbebas dari berbagai kontaminan fisika dan kimia. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa air yang akan dikonsumsi benar-benar aman. Lantaran jika kontaminan fisika dan kimia tersebut masih mengontaminasi air akan berdampak buruk pada kesehatan. Selain itu, juga akan menimbulkan ketidaknyamanan seperti timbulnya bau pada air minum.

Pre-filter atau filter air diperlukan untuk menyaring jenis kontaminan fisika dan kimia agar menghasilkan air bersih yang aman untuk digunakan. Jika kontaminan fisika dan kimia sudah disaring, maka hasil rebusan air akan lebih aman dikonsumsi.

Alternatif Air Minum Tanpa Merebus Air

Namun, terdapat cara yang lebih efisien untuk mendapatkan air minum yang lebih aman, sehat, dan tanpa repot. Setelah menggunakan filter air yang tepat, Anda dapat menggunakan sterilisasi air seperti Luminor UV-C System untuk membunuh berbagai bakteri, jamur, dan virus hingga 99,9%, sehingga air terbebas dari segala kontaminan fisika, kimia, maupun biologis.

Selain menggunakan Luminor UV-C System, reverse osmosis menjadi pilihan tepat untuk air minum yang lebih sehat dan aman. Teknologi reverse osmosis mampu menyaring hingga 0,0001 mikron sehingga menghasilkan air minum yang memiliki kandungan mineral rendah.

Dengan menggunakan teknologi reverse osmosis di rumah, kebutuhan air minum Anda menjadi lebih praktis dan mudah untuk dipenuhi. Tanpa memerlukan merebus air atau menggunakan galon. Air minum yang dikonsumsi juga lebih terjamin, lebih sehat, dan lebih aman.

Sebagai solution provider, YUKI memiliki berbagai solusi untuk segala permasalahan air Anda termasuk untuk air minum. Dimulai dari tes air di laboratorium hingga pemasangan akan dilakukan oleh YUKI. Tunggu apalagi, hubungi YUKI sekarang juga untuk mendapatkan solusi pengolahan air terbaik.

Baca Juga: