Mencuci muka dengan air keran sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Saking terbiasanya, mungkin kita tidak pernah benar-benar mempertanyakan apakah air yang digunakan setiap hari sudah aman bagi kulit.

Namun, belakangan muncul berbagai anggapan bahwa air keran dapat membuat kulit terasa kering, memicu iritasi, bahkan menyebabkan jerawat. Benarkah demikian? Atau justru masalahnya bukan pada air kerannya, melainkan pada kualitas air yang mengalir di rumah masing-masing?

Untuk mengetahui lebih lanjut jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak penjelasannya berikut ini.

Apakah Air Keran Aman untuk Cuci Muka?

Aman atau tidaknya air keran digunakan untuk cuci muka kembali tergantung pada kualitas air keran yang digunakan. Di Indonesia, air keran bisa berasal dari berbagai sumber yang berbeda, seperti dari PDAM, air tanah, atau WTP. Oleh karena itu, keamanan air keran untuk cuci muka sangat bergantung dengan kualitas sumber air yang digunakan. Jika sumber air yang digunakan berkualitas baik, maka aman untuk digunakan. Namun, jika air yang digunakan belum dapat dipastikan kualitasnya atau menimbulkan beberapa indikator seperti munculnya bau, perubahan warna, maka diperlukan pengolahan air untuk memastikan air yang digunakan aman.

Mengapa Kualitas Air Keran Bisa Berbeda di Setiap Rumah?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa setiap rumah memiliki sumber air yang berbeda. Bahkan dengan sumber air yang sama pun sangat memungkinkan kualitas air yang dihasilkan berbeda karena faktor lain seperti lingkungan, kondisi pipa, dan lain sebagainya. Diperlukan tes laboratorium untuk mengetahui secara pasti kualitas air di rumah secara akurat. Lantaran air yang nampak jernih belum tentu aman dan bebas dari kontaminan, terutama kontaminan seperti bakteri, virus, dan jamur yang cukup bahaya jika kontak langsung dengan kulit wajah.

Faktor Kualitas Air yang Dapat Mempengaruhi Kondisi Kulit

Terdapat beberapa hal di air yang mempengaruhi kondisi kulit sebagai berikut

  • Klorin: Membuat kulit terasa lebih kering dan terasa tertarik setelah mencuci muka, terutama pada kulit sensitif
  • Hard water: Kandungan kalsium yang tinggi dapat membuat sabun lebih sulit dibilas, meninggalkan residu, dan membuat kulit terasa kesat atau kering.
  • pH air: pH yang terlalu tinggi dapat mengganggu keseimbangan alami kulit sehingga kulit lebih mudah kehilangan kelembapan.
  • Sedimen atau logam: Endapan atau kandungan logam tertentu dapat menurunkan kualitas air dan berpotensi mengiritasi kulit, terutama jika jumlahnya melebihi batas yang dianjurkan.
  • Mikroorganisme: Jika air yang digunakan cuci muka mengandung berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan jamur maka dapat menimbulkan sejumlah gangguan seperti jerawat atau iritasi.

Bagaimana Cara Mengatasi Kualitas Air yang Bermasalah?

Setiap permasalahan air memerlukan solusi dan tindakan yang berbeda-beda. Sama halnya ketika tubuh sakit maka memiliki obatnya masing-masing. Oleh karena itu, sebelum mencari solusinya perlu dipastikan permasalahan airnya dengan melakukan uji laboratorium. Dari hasil uji laboratorium tersebutlah dapat ditemukan solusi apa yang sebenarnya dibutuhkan. Jika terdapat kontaminan fisika dan kimia seperti besi, mangan, kapur, klorin dan hal lainnya, maka dibutuhkan filter dengan media yang disesuaikan dengan permasalahan airnya. Namun, untuk memastikan air benar-benar steril, selain filter air dibutuhkan juga sterilisasi air, sehingga air yang digunakan lebih aman terutama untuk kebutuhan cuci muka.

YUKI sebagai Solution Provider Pastikan Air yang Aman untuk Setiap Kebutuhan Anda

YUKI Water Treatment telah berpengalaman selama lebih dari 40 tahun dalam penanganan berbagai permasalahan air. Dengan berbagai solusi yang dihadirkan dari negara maju, YUKI dapat memastikan setiap permasalahan air Anda dapat diselesaikan dengan solusi terbaik. Untuk mendapatkan solusi terbaik, diperlukan berbagai rangkaian prosedur mulai dari survey, tes laboratorium, perancangan hingga pemasangan sistem. Oleh karena itu, untuk memastikan air untuk cuci muka diperlukan beberapa rangkaian pengolahan air. Untuk informasi lebih lanjut, segera konsultasikan dengan YUKI Water Treatment.

Baca Juga: