Kulit kering sering menjadi permasalahan bagi sebagian orang. Meskipun sudah rutin menggunakan facial wash, moisturizer, bahkan serum, terkadang kulit masih tetap kering terutama setelah cuci muka. Banyak orang mengira penyebabnya selalu berasal dari produk skincare. Padahal, kondisi kulit dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk salah satu yang sering luput dari perhatian, yaitu kualitas air yang digunakan setiap hari.

Mengapa Kulit Tetap Kering Meski Sudah Pakai Skincare?

Skincare memang menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Berbagai kandungan skincare seperti Hyaluronic Acid, Glycerin, dan Panthenol memang efektif untuk melembapkan kulit. Namun, efektivitas skincare juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti kebiasaan mencuci muka, kondisi lingkungan, hingga kualitas air yang bersentuhan langsung dengan kulit setiap hari.

Faktor-faktor yang Dapat Menyebabkan Kulit Kering

  1. Penggunaan Cleanser yang Terlalu Keras

Cleanser berfungsi mengangkat kotoran, minyak, dan sisa make up pada kulit. Namun, produk dengan kandungan pembersih yang terlalu kuat dapat menghilangkan minyak alami kulit secara berlebihan. Akibatnya, kulit kehilangan kelembapan, terasa lebih kering, dan mudah mengalami iritasi, terutama jika digunakan terlalu sering.

  1. Terlalu Sering Cuci Muka

Mencuci muka memang penting untuk menjaga kebersihan kulit. Namun, melakukan cuci muka terlalu sering dapat mengikis lapisan pelindung alami (skin barrier) dan mengurangi kadar minyak yang berfungsi menjaga kelembapan. Kondisi ini membuat kulit terasa kering, kencang, bahkan mengelupas pada sebagian orang.

  1. Menggunakan Air yang Terlalu Panas

Air hangat memang terasa nyaman untuk digunakan cuci muka, namun dengan suhu yang terlalu tinggi dapat melarutkan minyak alami pada permukaan kulit lebih cepat. Akibatnya, kulit lebih mudah kehilangan kelembapan, sehingga terasa kering dan tertarik setelah mencuci muka.

  1. Lingkungan yang Kering

Paparan udara dingin, penggunaan AC dalam waktu lama, atau kelembapan udara yang rendah dapat mempercepat penguapan air dari permukaan kulit. Kondisi ini membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapan, meskipun sudah menggunakan produk skincare.

  1. Kualitas Air yang Digunakan

Selain skincare dan kebiasaan mencuci muka, kualitas air juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Kandungan seperti klorin, mineral penyebab air sadah, atau pH air yang kurang sesuai dapat membuat kulit terasa lebih kering pada sebagian orang. Karena itu, memahami kualitas air yang digunakan sehari-hari menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Bagaimana Mengetahui Apakah Kualitas Air Menjadi Salah Satu Penyebab?

Jika kualitas air menjadi salah satu penyebab kulit menjadi kering terdapat beberapa tanda yang dapat dikenali seperti rasa kulit selalu tertarik setelah mencuci muka, banyak kerak putih di shower, sabun sulit berbusa, hingga yang paling menonjol kulit membaik ketika mencuci muka di tempat lain dengan sumber air yang berbeda. Jika beberapa hal tersebut muncul, bisa jadi air yang digunakan untuk cuci muka sehari-hari menjadi penyebab kulit kering berkepanjangan.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk mengatasi kulit kering terdapat berbagai cara yang dilakukan seperti menggunakan pilih cleanser dengan bahan yang gentle, hindari mencuci muka dengan air yang cukup panas, serta gunakan moisturizer setelah cuci muka. Setelah melakukan hal tersebut jangan lupa untuk memastikan bahwa kualitas air yang digunakan untuk cuci muka aman. 

Agar dapat diketahui secara pasti kualitas air yang digunakan, Anda perlu melakukan tes air di laboratorium untuk hasil yang lebih akurat. Hasil dari tes laboratorium akan menunjukkan kontaminan apa saja yang terdapat di dalam air Anda. YUKI dapat membantu Anda melakukan tes air secara gratis.

YUKI sebagai solution provider di bidang water treatment selama lebih dari 40 tahun dapat membantu Anda menyelesaikan permasalahan termasuk kualitas air buruk yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Mulai konsultasikan permasalahan air Anda dengan YUKI untuk mendapatkan solusi water treatment terbaik segera.

Baca Juga: