In: sterilisasi

Perbedaan Lampu UV A, UV B, UV C

Jangan Salah Pilih Lampu UV, Pastikan Gunakan UV C untuk Kebutuhan Sterilisasi

Hal ini terjadi karena sinar UV C dengan panjang gelombang 100-280 nm efektif untuk merusak DNA dan RNA mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, sehingga mampu menghentikan mikroorganisme berkembang biak. Oleh karena itu, sinar UV C digunakan untuk berbagai kebutuhan sterilisasi seperti sterilisasi alat medis dan laboratorium, disinfeksi ruangan, pemurni air dan udara, serta sterilisasi permukaan.

Sterilisasi Ozon

Ozon Solusi Efektif dalam Menghilangkan Zat Organik dan Anorganik Pada Pengolahan Air

Ozon yang dikenal sebagai salah satu zat penyusun di lapisan atmosfer yang mampu melindungi bumi dari bahaya radiasi sinar ultraviolet, ternyata efektif untuk mensterilisasi terutama untuk air baku. Ozon juga memiliki kekuatan oksidasi yang tinggi, sehingga baik untuk sterilisasi zat organik maupun zat anorganik. Bahkan setelah proses sterilisasi, ozon tidak menghasilkan residu berbahaya seperti klorin, karena ozon hanya akan terurai menjadi oksigen.

CUCI SAYURAN DI INDUSTRI

Peran Ozon dalam Industri Makanan dan Minuman

Pemanfaatan teknologi ozon dalam industri FnB terus dikembangkan untuk memastikan kesegaran dan memperpanjang umur simpan produk. Diketahui, ozon memiliki berbagai peran penting bagi kebutuhan industri FnB meliputi sterilisasi, penghilang residu pestisida, mempertahankan kualitas organoleptik, serta sebagai agen pengawet alami yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan pengawet kimia sintesis.

Jenis-jenis sterilisasi minuman

Penting untuk Menjaga Usia Simpan Produk, Berikut Jenis-jenis Sterilisasi Minuman

Kontaminasi mikroorganisme pada produk minuman akan berdampak pada usia simpan yang menjadi singkat. Oleh karena itu, untuk memperpanjang usia simpan minuman diperlukan proses sterilisasi yang dapat membunuh berbagai mikroorganisme penyebab pembusukan makanan lebih cepat.