Saat ini, industri akuakultur menyumbang lebih dari 47% konsumsi makanan laut dunia dan jumlahnya terus bertambah. Kendati demikian, sering terjadi permasalahan penurunan kualitas air yang berdampak pada produksi budidaya. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kualitas air adalah dengan menggunakan disinfeksi UV (Ultraviolet).

Disinfeksi UV menjadi komponen penting dalam menjaga biosekuriti air di semua tahap budidaya udang, mulai dari pembenihan hingga pembibitan dan fasilitas pembesaran. Ini secara efektif menonaktifkan penyakit udang yang umum seperti White Spot Syndrome (WSSV), Vibrio, EMS, dan Mortality Syndrome (EHP), tanpa mengubah sifat air atau menimbulkan residu berbahaya. Hal ini menghasilkan udang pasca larva dan udang remaja yang lebih sehat dan lebih tangguh selama tahap pertumbuhan, sehingga menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

Sebagai pemasok jangka panjang bagi industri udang dan ikan, ULTRAAQUA berhasil membuat petani di seluruh dunia mengalami rasio konversi pakan yang lebih baik, pengurangan penggunaan antibiotik secara signifikan, serta peningkatan tingkat kelangsungan hidup di semua tahap budidaya udang. Semua faktor ini terkait langsung dengan memaksimalkan hasil dan efisiensi biaya.

ULTRAAQUA beroperasi di seluruh dunia melalui jaringan distributor yang dipilih dengan cermat dan aktif di lebih dari 120 negara. Terdapat beberapa sektor budidaya perikanan di berbagai belahan dunia yang telah membuktikan keberhasilan penggunaan ULTRAAQUA dalam budidayanya.

Pertama, adalah Viet-Uc berlokasi di Vietnam yang menjadi salah satu operasi pembenihan udang terbesar di seluruh dunia. Dengan memanfaatkan sistem UV Polypropylene dari ULTRAAQUA, Viet-Uc berhasil tetap mengendalikan kondisi pengolahan air secara penuh. Hal ini termasuk memasang sistem UV untuk menangani disinfeksi tempat penetasan, serta asupan air pembesaran.

Oleh karena itu, sistem UV memainkan peran penting dalam memastikan bahwa udang akan berkembang sepanjang siklus hidup untuk memaksimalkan tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan udang, dan pada akhirnya hasil produksi.

Kedua adalah Atlantic Shrimpers Ltd. didirikan di Lagos, Nigeria dan telah berkembang menjadi bisnis global yang sukses. Selama mengoperasikan tambak udang, Atlantic Shrimpers menemui sejumlah penyakit yang menyerang udang dan yang paling umum ditemukan adalah penyakit White Spot Syndrome Virus (WSSV). Oleh karena itu, pembaruan biosekuriti diperlukan dalam waktu dekat dan solusi yang dipilih adalah dengan menggunakan UV yang dikombinasikan dengan filter drum. Sedangkan cara disinfeksi yang sebelumnya dilakukan adalah klorinasi, namun selain lebih mahal dan menggunakan bahan kimia, cara ini juga dilakukan secara bertahap sehingga mengurangi ketersediaan air pembaharuan untuk peternakan.

Alasan lain mengapa UV dipilih adalah persyaratan perawatan yang rendah, menghilangkan proses yang memakan banyak tenaga dan rumit. Adapun sistem UV yang diterapkan pada Atlantic Shrimpers diantaranya saluran terbuka seri Polipropilene, seri polipropilene Non-korosif, seri PP Lowrate.  Hamp Kampen selaku Teknikal Support Manager, turut mengutarakan testimoninya selama penggunaan ULTRAAQUA pada Atlantic Shrimps.

Tingkat biosekuriti ditentukan berdasarkan kebutuhan dari jumlah lampu yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, UV ULTRAAQUA telah melakukan pekerjaan yang baik dalam membantu mengatasi masalah dengan menunjukkan petunjuk yang tepat mengenai dosis yang diperlukan untuk membunuh penyakit tertentu pada usaha Akuakultur,” ungkapnya.

Ketiga terdapat Institut Penelitian Perikanan Donghae NIFS di Gangwon-do, Gangneung, Korea Selatan. Lembaga ini mempelajari teknologi produksi dan komersialisasi bibit varietas air dingin. Karena tujuan dari lembaga penelitian ini adalah untuk melakukan penelitian komprehensif mengenai komersialisasi bibit varietas air dingin, maka penting untuk mempertimbangkan pengolahan air masuk yang tepat. Sebanyak 11x unit disinfeksi UV MR1-220PP terpasang, dengan 6 unit di antaranya dipasang pada tahun 2018 dan 5 unit sisanya dipasang pada tahun 2020. Sebanyak 11x unit disinfeksi UV MR1-220PP terpasang, dengan 6 unit di antaranya dipasang pada tahun 2018 dan 5 unit sisanya dipasang pada tahun 2020.

Sejak pemasangannya, dampak positif terhadap biosekuriti akuakultur secara keseluruhan telah tercapai. Dengan menerapkan 11 sistem UV polipropilena dalam sistem air masuk, tingkat mikroorganisme dapat dikendalikan, memastikan tidak ada patogen berbahaya yang dapat masuk melalui air masuk. Pemilihan polipropilen sebagai material ruang reaktor merupakan solusi optimal karena daya tahan yang luar biasa terhadap suhu dan tekanan.

Keempat, Scottish Sea Farms (SSF) adalah salah satu produsen terkemuka budidaya salmon premium di Skotlandia. Tempat penetasan baru seluas 24.000 m² dan dapat memproduksi hingga 12 juta smolt setiap tahunnya. SSF menggunakan disinfeksi UV ULTRAAQUA untuk mendukung operasional fasilitas budidayanya lebih singkat, waktu yang dibutuhkan salmon untuk tumbuh di laut sebanyak dua bulan, sehingga selanjutnya akan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup. Sistem UV yang dipasang yaitu MR 56-350SS ULTRABARRIER, MR10-350PP, MR8-350PP-MR12-350SS, MR1-350SS.

Sistem UV akan secara efektif membantu melindungi telur dan smolt dari kemungkinan penyakit yang memasuki RAS (Resirculation Aquaculture System), dengan tujuan menghasilkan smolt yang lebih tangguh. Salah satu penyakit yang dapat menghantui budidaya salmon merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus seperti Nekrosis Pankreas Menular (IPN) yang kini dapat dikendalikan sepenuhnya dengan menerapkan dosis UV yang optimal. ULTRAAQUA UV telah berhasil melindungi smolt dengan mengatasi tantangan air yang rendah terhadap transimi UVT dan melindungi terhadap kemungkinan intrusi virus atau bakteri. Carlota Castaneda selaku manager operasional dan Barcaldine Hatchery turut mengungkapkan pentingnya disinfeksi UV dalam proses budidayanya.

“Sistem disinfeksi UV yang diperoleh dari ULTRAAQUA adalah salah satu langkah biosekuriti utama di tempat penetasan. Pengujian di air telah membuktikan bahwa ini merupakan garis pertahanan yang sangat efektif, membantu memastikan ikan muda kami mengalami kondisi pertumbuhan terbaik.” terangnya.

Disinfeksi air yang masuk sangat penting karena berfungsi sebagai garis pertahanan pertama dalam menjaga standar biosekuriti yang tinggi dalam operasi budidaya perikanan. Air masuk yang tidak diolah dapat membawa patogen yang dapat mengkontaminasi seluruh lini produksi, mulai dari tempat penetasan hingga tangki pembesaran. Hal ini sangat penting untuk melindungi telur-telur kecil dan benih ikan, yang sangat rentan pada tahap awal kehidupannya.

Oleh karena itu, ULTRAAQUA hadir sebagai pionir dan pemimpin dalam pengembangan sistem UV untuk sektor akuakultur, kami memastikan biosekuriti air pada spesies budidaya untuk melindungi produksi dari kontaminasi di berbagai iklim.