Januari sering kali menjadi bulan yang ditandai dengan curah hujan tinggi. Bahkan BMKG memprediksi puncak hujan tahun ini berada di kisaran Januari hingga Maret. Kendati musim hujan dapat membawa tantangan seperti banjir dan tanah longsor, namun kehadirannya juga menjadi anugerah alam yang memberikan kesuburan dan kehidupan bagi ekosistem yang ada. Terlebih pada akhir tahun 2023 lalu, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kekeringan.
Kondisi semakin diperparah dengan hujan yang tidak kunjung turun, meskipun BMKG telah memprediksi bahwa musim hujan dimulai pada November 2023. Faktanya hujan perlahan turun di sejumlah wilayah pada Desember 2023 dan dalam frekuensi yang sedikit. Hal inilah yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah akibat kemarau berkepanjangan. Sehingga tidak heran jika kedatangan musim hujan sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat. Hujan juga memiliki berbagai manfaat untuk alam seperti menyuburkan tanah hingga mengurangi polusi udara.
Terpantau curah hujan di Indonesia mulai meninggi saat memasuki bulan Januari 2024. Meskipun hujan memiliki banyak manfaat bagi alam, namun bersamaan dengan itu, musim hujan juga membawa sejumlah risiko untuk kesehatan.Terciptanya lingkungan lembab dan suhu yang cenderung dingin melahirkan kondisi ideal bagi mikroorganisme patogen untuk berkembang biak. Akibatnya sejumlah penyakit menular seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan), demam, dan flu lebih mudah menyebar di tengah kondisi kelembaban yang tinggi. Ditambah air genangan yang terjadi akibat hujan lebat dapat menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi nyamuk penyebab demam berdarah. Oleh karena itu, di samping berbagai manfaat hujan perlu diperhatikan juga kesadaran akan resiko ini dan menerapkan tindakan preventif untuk melindungi diri dari berbagai penyakit.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membagikan beberapa tips yang dapat dilakukan sebagai tindakan preventif untuk mencegah diri terjangkit berbagai penyakit menular di musim hujan sebagai berikut:
- Mengonsumsi makanan yang bersih, sehat dan bergizi
- Meminimalisir menyentuh wajah menggunakan tangan kotor
- Menghindari kubangan atau air kotor yang terbentuk akibat hujan, karena dapat memicu penyakit influenza, kolera, hingga demam berdarah
- Menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin membersihkan rumah, saluran air, selokan, hingga tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk
- Rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
- Minum air yang cukup
Dari beberapa tips di atas, dapat ditarik salah satu kesimpulan bahwa kualitas air yang dikonsumsi sehari-hari memiliki peranan yang sangat penting sebagai tindakan preventif melindungi diri dari penyakit di musim hujan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kualitas air yang digunakan sehari-hari telah steril dari berbagai mikroorganisme berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.
Guna mendukung tindakan preventif di musim hujan ini, Yuki Water Treatment hadir dengan berbagai solusi yang dapat mengoptimalkan kualitas air Anda. Salah satunya adalah produk Prestige 0 yang mampu mengubah air keran Anda menjadi air hidrogen yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti antioksidan, anti-inflamasi, meringankan kinerja ginjal dan masih banyak lagi. Mengonsumsi air hidrogen di kala musim hujan menjadi pilihan tepat untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

