Pre-treatment atau pre-filter adalah proses yang dilakukan untuk mendapatkan air bersih sebelum air diolah lebih lanjut untuk proses atau keperluan tertentu. Tujuan utama dari pre-treatment adalah untuk menghilangkan kontaminan yang dapat mengganggu atau mengurangi efektivitas proses pengolahan selanjutnya. Pre-treatment sendiri terdiri dari beberapa tahap, namun penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan atau masalah air yang digunakan, seperti penyaringan untuk menghilangkan partikel besar seperti pasir, pengendapan untuk menghilangkan zat padat terlarut seperti garam, pengolahan kimia untuk menghilangkan zat-zat kimia berbahaya, atau proses oksidasi untuk menghilangkan senyawa organik yang tidak diinginkan seperti zat besi.
Dalam bidang industri, penggunaan pre-treatment air menjadi sangat krusial. Pre-treatment dilakukan tidak hanya untuk menghilangkan kontaminan sebelum pengolahan lebih lanjut namun juga untuk menjaga kualitas produk agar sesuai dengan standar yang berlaku dengan memastikan bahwa kualitas air bersih yang digunakan bebas dari zat-zat yang dapat merubah atau merusak karakteristik produk. Selain itu, pre-treatment juga dilakukan sebagai langkah preventif untuk peralatan yang rentan rusak seperti pipa, besi, atau mesin, sehingga dapat mengurangi biaya perawatan dan pemeliharaan peralatan. Sebagai hasilnya, pre-treatment untuk mendapatkan air bersih menjadi bagian dari operasional industri modern untuk mencapai hasil yang konsisten, efisien, dan berkelanjutan.
Penggunaan pre-treatment air di peternakan Indonesia mungkin belum banyak terdengar, namun kegunaannya tidak perlu dipertanyakan lagi. Penggunaan pre-treatment air di peternakan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala operasionalnya. Dengan menerapkan pre-treatment air yang efisien, peternakan dapat menjamin tersedianya air bersih yang aman untuk ternaknya, meningkatkan kebersihan di sekitar lingkungan peternakan, dan mendukung operasi peternakan yang ramah lingkungan.

Pemakaian pre-treatment juga menunjang keberlangsungan pengolahan air lebih lanjut seperti penyinaran dengan UV. Air bersih hasil pre-treatment akan dilanjut dengan penyinaran UV untuk mendapatkan air steril. Pre-treatment digunakan mengurangi beban kerja sinar UV untuk menonaktifkan mikroorganisme dan meningkatkan efektivitas UV. Dengan demikian, keberlangsungan masa hidup lampu UV dapat dijaga sehingga perusahaan tidak mengeluarkan biaya operasional tambahan untuk perawatan lampu UV.
Enpress Vortech Inside (EVI) merupakan solusi yang sangat mutakhir untuk pre-treatment yang diimpor langsung dari Amerika Serikat. EVI memiliki sistem filtrasi air yang tak tertandingi di kelasnya karena disertai teknologi Vortech yang sudah dipatenkan di seluruh dunia. Teknologi Vortech sangat menguntungkan bagi pemilik peternakan karena mampu mengurangi penggunaan air hingga 30% saat backwash. Proses backwash EVI juga sangat singkat karena hanya membutuhkan waktu 7-8 menit. EVI hanya bisa dibeli di gerai pengolahan air YUKI yang menjadi satu-satunya distributor resmi di Indonesia.
Keunggulan dan keuntungan EVI:
- Dibuat dari bahan co-polymer polypropylene sehingga tidak melarutkan bahan kimia berbahaya dalam suhu ekstrem.
- Bersertifikat NSF
- Mampu menahan tekanan air hingga 10 bar atau 3000 kg
- Media filter terangkat 30 cm untuk backwash yang lebih bersih dan singkat
- Lumut tidak dapat tumbuh dalam tabung yang lebih tebal karena cahaya matahari tidak dapat masuk tabung
- Aliran terbagi secara merata sehingga bersentuhan dengan semua media filter
- Tabung bergaransi 5 tahun
Media filtrasi adalah jantung dari setiap sistem filtrasi. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan skala operasional. Berikut adalah beberapa media filter yang digunakan dalam EVI:
- Sand Filter
Sand filter berfungsi untuk mengurangi Total Padatan Tersuspensi (TSS) karena kemampuannya untuk menyaring partikel hingga 10 mikron. - Iron/Manganese Removal
Sesuai dengan namanya, Iron/Manganese Removal berfungsi untuk memfilter kadar besi atau mangan yang terkandung di dalam air. - Carbon Filter
Carbon filter berfungsi untuk memfilter zat organik, bau, dan rasa yang mengganggu kualitas air dan menurunkan nafsu makan ternak. - Water Softener
Water softener berfungsi untuk menurunkan kesadahan air akibat adanya ion kalsium dan magnesium dalam bentuk garam karbonat (CaCO dan MgCO)
Baca Juga:
- Sering Diremehkan, Ini Tanda-tanda Air di Rumah Anda Butuh Filter Air Segera
- Air Kuning di Rumah, Berbahaya atau Tidak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
- Lebih dari 90% Air Tanah di Jakarta Tercemar E. coli, Yakinkah Air di Rumah Anda Sudah Aman?
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia
- Treatment Air Bersih Terpercaya dengan Pengalaman Lebih dari 40 Tahun

