Sebelum memasuki musim kemarau, seringkali Indonesia mengalami musim peralihan atau yang disebut dengan musim pancaroba. Pada musim pancaroba, biasanya ditandai dengan cuaca yang tak menentu seperti hujan yang datang secara tiba-tiba atau panas yang terik dengan waktu yang relatif tidak menentu. Perubahan cuaca yang cukup ekstrem ini seringkali menimbulkan beberapa permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan kondisi tersebut menjadi alasan seseorang mudah sakit saat musim pancaroba.

Penyakit yang sering muncul akibat perubahan musim pancaroba meliputi batuk, flu, demam, diare, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Melansir dari Antara, dokter Debora Sarah Anneta menyebutkan pergantian cuaca esktrem menjadi tempat yang ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak. “Pergantian musim membuat pergantian suhu yang ekstrem, mendukung perkembangbiakan beberapa mikroorganisme seperti virus atau bakteri penyebab penyakit,” ujar dokter Debora.

Penyakit-penyakit tersebut bisa disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, dan jamur) yang berada di air maupun udara. Sama seperti air, udara juga rentan terkontaminasi oleh mikroorganisme penyebab penyakit yang dapat membuat produktivitas sehari-hari menurun. Penularan penyakit melalui udara dapat menyebar melalui berbagai cara, mulai dari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, hingga penyebaran virus dan bakteri melalui udara di ruangan tertutup.

Penyebaran mikroorganisme di ruangan tertutup yang kurang ventilasi berisiko besar terhadap penularan penyakit, apalagi banyak orang yang lebih sering beraktivitas di dalam ruangan seperti sekolah, tempat kerja, atau pusat perbelanjaan. Maka dari itu, menjaga dan melindungi orang-orang tersayang dari penyebaran virus dan bakteri melalui udara merupakan hal yang krusial agar terhindar dari masalah kesehatan di kemudian hari.

Ellipse

Salah satu tindakan preventif yang dapat melindungi keluarga agar tetap sehat meskipun berada di ruangan tertutup ialah dengan menggunakan sistem disinfeksi udara. Saat ini, sistem disinfeksi udara sudah mulai banyak digunakan di dalam rumah atau kantor untuk mengatasi mikroorganisme yang dapat hidup di udara. Sebuah sistem disinfeksi dengan teknologi canggih yang dapat menghancurkan partikel mikroba ialah Ellipse. Ellipse merupakan solusi sanitasi udara dengan menggunakan teknologi sinar ultraviolet-C (UVC) yang dapat menurunkan potensi penyebaran wabah penyakit khususnya penyakit yang menyebar melalui udara.

Baca juga: