Rumah sakit menjadi tempat rujukan bagi siapapun yang sedang mengalami masalah kesehatan. Namun, tidak menutup kemungkinan rumah sakit juga menjadi tempat penyebaran penyakit jika tidak memiliki keamanan yang tinggi. Hasilnya tingkat infeksi nosokomial pada rumah sakit tersebut akan meningkat. Menurut World Health Organization (WHO), infeksi nosokomial merupakan infeksi yang tampak pada pasien ketika berada di dalam rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. Biasanya infeksi nosokomial menunjukkan gejalanya setelah 48 jam berada di rumah sakit.
Infeksi nosokomial dapat terjadi akibat faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal dapat berasal dari kontaminan pasien itu sendiri, sedangkan faktor eksternal dapat berasal dari lingkungan rumah sakit, makanan, udara, dan benda/alat yang tidak steril. Kualitas mikrobiologi udara ruang menjadi salah satu faktor lingkungan yang cukup berpengaruh pada penyebaran infeksi nosokomial. Lantaran mikroorganisme dapat menular melalui tiupan angin, droplet, percikan batuk atau bersin, percakapan, kontak dengan permukaan, yang mampu menimbulkan infeksi nosokomial.
Penyebaran virus dan bakteri di udara semakin berbahaya jika sampai mengontaminasi alat-alat medis. Di mana seharusnya alat-alat medis harus steril dari berbagai kontaminan saat digunakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan udara di rumah sakit aman dari penyebaran penyakit dari mikroorganisme. Dapat dimulai dengan memastikan udara yang masuk ke rumah sakit telah steril dari mikroorganisme berbahaya. Luminor UV Air menjadi pilihan tepat untuk memastikan seluruh udara yang masuk ke ruangan di rumah sakit steril dari mikroorganisme berbahaya.

Luminor UV Air

Luminor UV Air mampu mendisinfeksi udara hingga 99,99% dari mikroorganisme berbahaya menggunakan teknologi sinar ultraviolet, sehingga aman dan tidak meninggalkan residu berbahaya. Luminor UV Air dipasang di pusat sirkulasi udara yaitu AC central, sehingga dapat memastikan udara yang masuk ke ruangan tersebut telah didisinfeksi. Selain itu, untuk menjaga sirkulasi udara di rumah sakit, Ellipse menjadi pilihan yang sangat tepat. Bekerja layaknya pohon, Ellipse dapat menjaga sirkulasi udara di sebuah ruangan tetap terdisinfeksi dari mikroorganisme berbahaya. Jika terdapat mikroorganisme yang menyebar di udara, namun setelah memasuki Ellipse, maka mikroorganisme tersebut telah nonaktif. Perpaduan atau kombinasi antara Luminor UV Air dan Ellipse sangat tepat untuk mencegah penyebaran infeksi nosokomi melalui udara dengan perlindungan ekstra.
Baca Juga:
- YUKI Water Treatment Hadir di IndoBuildTech Bandung 2026 dengan Solusi Water Treatment untuk Rumah
- Sering Diremehkan, Ini Tanda-tanda Air di Rumah Anda Butuh Filter Air Segera
- Air Kuning di Rumah, Berbahaya atau Tidak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
- Lebih dari 90% Air Tanah di Jakarta Tercemar E. coli, Yakinkah Air di Rumah Anda Sudah Aman?
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia

