Penggunaan filter air sebagai bagian dari proses produksi merupakan hal yang umum dilakukan di dalam dunia industri. Filter air memainkan peran penting untuk menyaring zat-zat pengotor yang dapat mempengaruhi kualitas produk, serta berfungsi dalam menjaga keamanan sistem. Untuk memastikan bahwa air yang digunakan bebas dari zat-zat pengotor, maka penggunaan filter air harus menyesuaikan jenis media filter yang digunakan agar kinerja dari sistem filter lebih optimal dalam menyaring air kotor. 

Penyesuaian jenis media filter akan mencegah sistem filter bekerja lebih berat yang nantinya dapat mengakibatkan kerusakan dini pada sistem filter air. Beberapa media filter disesuaikan dengan kondisi air baku yang tercemar oleh kontaminan. Dengan memilih jenis media filter sesuai dengan kebutuhan, maka air yang dihasilkan akan lebih berkualitas untuk proses produksi. 

Berikut ini beberapa jenis media filter yang sering digunakan dalam industri:

  • Sand Filter (Filter Pasir)

Jenis media filter pasir ini biasanya yang paling sering digunakan dalam kebutuhan industri. Proses dari media filter pasir yaitu air baku yang masih terkontaminasi oleh zat-zat pengotor akan melewati lapisan pasir yang bertujuan untuk menyaring partikel-partikel serta menghilangkan kekeruhan pada air.

  • Carbon Filter

Media filter carbon dinilai sebagai media filter yang efektif untuk menghilangkan bau, rasa, dan warna yang tidak diinginkan di air. Jenis media filter ini menggunakan bahan karbon aktif yang memiliki pori-pori kecil untuk menyerap zat-zat organik dan kimia di air, sehingga partikel-partikel yang tidak diinginkan akan menempel pada permukaan karbon. Media filter carbon juga terbilang efektif dalam menghilangkan klorin, dan beberapa logam berat pada air.

  • Iron Removal

Media filter ini mampu mengurangi kandungan besi, mangan, dan bau “telur busuk” atau bau hidrogen sulfida yang sering ditemukan dalam air industri. Biasanya, hidrogen sulfida dapat menyebabkan perubahan warna air dan pembentukan kerak pada peralatan sistem. 

  • Softener

Jenis media ini dirancang khusus untuk menghilangkan ion kalsium dan magnesium yang ada di air. Diketahui, kandungan tersebut dapat menyebabkan pembentukan kerak kapur pada peralatan dan saluran air. Media filter softener bekerja ketika pertukaran ion antara ion kalsium dan magnesium dengan ion natrium dan ion kalium, sehingga didapatkan air yang lebih bersih untuk peralatan sistem dan pipa. Selain itu, media filter softener dapat mengurangi kebutuhan akan deterjen dan bahan pembersih lainnya. 

Baca juga: