Indonesia saat ini sedang mengalami musim kemarau yang ditandai dengan adanya peningkatan suhu.Terlebih di bulan September ini disebut-sebut menjadi puncak dari musim kemarau pada tahun ini. Kondisi cuaca yang lebih terik dari hari biasanya ini mengakibatkan sejumlah penyakit mudah menyerang. Kondisi dapat diperparah jika kita belum memiliki persiapan apapun untuk mencegah penyebaran penyakit di musim kemarau ini.

Melansir dari situs Universitas Muhammadiyah Surabaya, terdapat beberapa penyakit yang biasanya berpotensi mengalami peningkatan ketika musim kemarau tiba. Ira Purnamasari selaku Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya menyebutkan bahwa ISPA menjadi penyakit yang sering mengalami kelonjakan ketika musim kemarau datang. Hal ini dapat terjadi karena cuaca ekstrem dapat membuat sistem imun tubuh cenderung menurun seperti penuturan Ira berikut ini.

“Selain itu, cuaca panas mendorong seseorang untuk mengonsumsi es berlebih, sehingga berisiko mengalami sakit tenggorokan. Cuaca ekstrem juga membuat sistem imun tubuh cenderung menurun,” terangnya.

Akibat dari sistem imun tubuh yang menurun serta tidak dibarengi dengan persiapan pencegahan penyakit di musim kemarau akan membuat tubuh rentan terjangkit ISPA. ISPA merupakan infeksi pada saluran napas bagian atas meliputi hidung, tenggorokan, faring, laring, dan bronkus. ISPA dapat disebabkan oleh bakteri maupun virus yang menyebar bebas di udara. Adapun gejala yang biasa timbul pada orang yang menderita ISPA adalah batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, sakit kepala, demam, dan bersin-bersin. Gejala biasa timbul 3 hari setelah terpapar dan bertahan hingga 7-10 hari. 

Agar tubuh dapat terhindar dari ancaman ISPA di musim kemarau, maka diperlukan beberapa tindakan preventif seperti mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, menggunakan masker jika berada di dekat orang bergejala ISPA, serta yang terpenting adalah memastikan udara yang dihirup sehari-hari steril dari bakteri dan virus penyebab ISPA. Udara yang steril sangat dibutuhkan untuk mencegah penularan penyakit ISPA baik di rumah, sekolah, ataupun lingkungan kerja.

ELLIPSE
ELLIPSE

ELLIPSE menjadi solusi tepat untuk mencegah penyebaran ISPA yang sedang meningkat penyebarannya di musim kemarau. ELLIPSE mendesinfeksi udara di ruangan dengan menggunakan teknologi sinar UV-C yang terbukti efektif menonaktifkan mikroorganisme berbahaya hingga 99,99%. Cara kerja ELLIPSE dengan menjaga sirkulasi udara di ruangan tetap steril, sehingga aman untuk dihirup. Dengan sistem kerja tersebut, membuat penularan ISPA di ruangan menjadi sangat terminimalisir, sehingga membuat Anda tidak perlu khawatir akan penularan ISPA yang sedang merebak di musim kemarau ini.

Baca Juga: