Udang, makanan laut yang kini jadi favorit banyak orang, baik di restoran mewah hingga warung pinggir jalan, sudah ada dalam sejarah manusia jauh sebelum kita menikmatinya seperti sekarang. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya, sejak kapan manusia mulai makan udang?
Ternyata sejak zaman dulu manusia sudah mengenal udang sebagai makanan. Bukti sejarah menunjukkan bahwa cangkang udang ditemukan di situs-situs pemukiman kuno, hal tersebut merupakan indikasi bahwa udang telah dikenal oleh manusia dari zaman kuno. Pada tahun 1985, Quitmyer dan rekan-rekannya menemukan bukti langsung konsumsi udang di lepas pantai tenggara Amerika Utara yang berasal dari sekitar tahun 600 Masehi. Mereka berhasil mengidentifikasi sisa-sisa udang melalui mandibula (rahang) yang ditemukan di situs arkeologi, menunjukkan bahwa masyarakat di wilayah tersebut telah memanfaatkan udang sebagai sumber makanan. Di Eropa, bukti konsumsi udang juga ditemukan di Pompeii, di mana ditemukan bejana tanah liat dengan dekorasi udang. Hal ini menunjukkan bahwa udang telah menjadi bagian dari masyarakat Romawi kuno sebelum letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi. Bahkan sekitar abad 228 M, Penulis Ananius dari naucratis dalam karya sastranya The Deipnosophists yang ditulis dalam bahasa yunani kuno, berisi kumpulan referensi dialog dan fragmen penyair yang membahas berbagai topik seputar makanan, budaya, sastra, sejarah, dan kehidupan sosial di Yunani kuno menyebutkan.

Dalam kutipan tersebut dijelaskan makanan yang dianggap paling enak untuk dikonsumsi pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Mengenai udang (shrimp), dia menyatakannya sebagai makanan yang “terlezat dari semua ikan” (But of all fish the daintiest / Is a young shrimp in fig leaves). Ini menunjukkan bahwa udang muda yang dibungkus dengan daun ara dianggap sebagai hidangan istimewa. Artinya udang sudah jadi bagian dari kehidupan manusia sejak ribuan tahun lalu.
Seiring waktu, permintaan udang makin tinggi, Perubahan besar dalam industri udang terjadi dengan berkembangnya teknologi budidaya dan tangkap, Seiring industrialisasi, cara pengolahannya juga mengalami perubahan besar. Pada abad ke-19, metode pengeringan di bawah sinar matahari mulai digantikan oleh industri pengalengan. Kemudian, pada abad ke-20, teknologi pendinginan dan pembekuan menggantikan pengalengan, memungkinkan udang segar bertahan lebih lama dan tersedia di seluruh dunia. Sekarang, dua jenis udang yang paling banyak dibudidayakan adalah Penaeus monodon (udang windu) dan Litopenaeus vannamei (udang vaname). Industri ini berkembang jadi bisnis raksasa yang memasok pasar dunia dan terus berkembang tiap tahunnya, sejarah panjang udang menguak bagaimana manusia terus berinovasi untuk memenuhi permintaan pangan global.
Meskipun udang telah menjadi salah satu makanan laut paling populer di dunia, tantangan keberlanjutan masih menjadi isu utama. Dengan meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik, masa depan industri udang bergantung pada inovasi dalam teknologi budidaya yang lebih ramah lingkungan. Ayo optimalkan hasil budidaya udang dengan cara yang jauh lebih efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan, kami Yuki Water Treatment adalah perusahaan pengolahan dan penyaringan air pertama di Jakarta yang memiliki komitmen selama lebih dari 40 tahun untuk menjadi solution provider bagi pelanggan. Dengan seluruh produk dan suku cadang yang diimpor langsung dari negara-negara ternama seperti Amerika, Kanada, Swiss, Jerman, dan Jepang, kami siap membantu memberi solusi yang ideal untuk tambak budidaya anda. Ayo beralih ke teknologi budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan demi keberlanjutan industri udang!
Quitmyer IR (1987) “Evidence for Aboriginal Shrimping Along the Southeastern Coast of North America” Paper presented at the 43rd Meeting of the Southeastern
Baca Juga:
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia
- Treatment Air Bersih Terpercaya dengan Pengalaman Lebih dari 40 Tahun
- Satu-Satunya Filter Air di Indonesia dengan Teknologi Vortech dari USA
- Filter Air Terbaik untuk Anda: Food Grade & Sistem Filtrasi Vortech
- YUKI Water Treatment: Komitmen Meningkatkan Kondisi Air Baku dengan Filter Air Berkualitas

