Kehadiran seorang buah hati menjadi sebuah hal yang sangat dinantikan oleh para orang tua. Oleh karena itu, sudah selayaknya kesehatan dan tumbuh kembang bayi harus dijaga dengan sepenuh hati. Seperti yang diketahui bahwa imunitas bayi masih lemah, sehingga lebih rentan terserang penyakit jika dibandingkan orang dewasa. Tidak heran jika berbagai penyakit sangat riskan menyerang sistem kekebalan bayi seperti diare.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, penyakit seperti diare meskipun terlihat sederhana dapat membahayakan bayi. Berdasarkan hasil laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) diketahui bahwa diare masih menjadi penyebab kematian bayi yang terbesar di Indonesia, yakni 46%. Riset tersebut selaras juga dengan Jurnal Berkala Epidermiologi (2018), yang menyebutkan bahwa angka kematian yang disebabkan diare pada anak-anak usia dini di negara-negara berkembang cukup tinggi berkisar satu juta setiap tahunnya.

Hal ini menjadi sebuah hal yang sangat perlu diperhatikan oleh para orang tua dengan memastikan seluruh kebersihan bayi terjaga termasuk alat-alat yang digunakan untuk makan dan minum. Pasalnya tidak jarang penyakit pada bayi terjadi akibat dari penggunaan alat-alat makan dan minum seperti botol susu yang kurang bersih. Biasanya sterilisasi alat makan dan minum bayi menggunakan air panas. Namun mensterilkan alat-alat makan terlalu sering dapat menyebabkan peralatan mudah rusak dan tidak bertahan lama.

Bahkan bahan kimia pada alat tersebut dapat luruh dan mengontaminasi susu atau makanan bayi. Oleh karena itu, penting juga untuk memilih botol susu yang BPA free. Untuk mencegah hal ini, sterilisasi botol susu dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu sebagai berikut:

  • Pertama kali menggunakan botol susu
  • Setelah botol susu dipinjam orang lain
  • Jika digunakan bayi sakit
  • Jika digunakan oleh bayi lahir prematur atau memiliki sistem imun yang lemah
  • Kesulitan mengakses air bersih

Jika tidak berada dalam kondisi-kondisi tersebut, Anda dapat membersihkannya dengan menggunakan tips berikut ini:

  1. Cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan alir mengalir selama 20 detik
  2. Pisahkan bagian botol susu, seperti botol, dot, katup botol, dan tutup botol, kemudian bilas dengan air mengalir
  3. Bersihkan dengan cairan pembersih khusus peralatan makanan atau botol susu bayi.
  4. Cuci bilas menggunakan air steril yang mengalir. Harap perhatikan untuk menggunakan air steril yang bebas mikroorganisme berbahaya.
  5. Cegah lembab dengan langsung mengeringkan peralatan makan menggunakan alat yang steril.

Dari berbagai langkah-langkah tersebut terdapat hal yang harus diperhatikan yaitu mengenai air yang digunakan untuk mencuci peralatan makan atau botol susu. Meskipun telah menggunakan cairan pembersih khusus, namun jika air yang digunakan mengandung mikroorganisme akan membahayakan kesehatan bayi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memastikan bahwa mencuci peralatan makan bayi dan botol susu sudah menggunakan air steril.

Luminor UV-C System menjadi solusi tepat untuk memastikan Anda dapat mencuci peralatan makan atau botol susu dengan menggunakan air steril yang bebas dari kuman berbahaya. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir peralatan makan atau botol susu bayi terkontaminasi mikroorganisme saat mencuci peralatan atau botol susu.

Baca Juga: