Sebagian besar masyarakat Indonesia mengonsumsi air minum dari depot-depot pengisian ulang. Sistem ini banyak dipilih karena lebih murah daripada beli galon bermerk, tidak heran jika kemunculan depot isi ulang langsung menjadi tren di tengah masyarakat. Terlebih masyarakat cukup membawa galon kosong ke depot dan pulang bersama galon penuh air minum dengan harga sangat terjangkau.
Di balik hal itu semua, ternyata air galon isi ulang menyimpan potensi bahaya karena rentan terkontaminasi bakteri, virus bahkan jamur. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Wuhgini, SKM., M.A di kantor Kelurahan Kalibata pada Rabu (30/7) berikut ini.
“Tidak boleh disimpan terlalu lama baik oleh konsumen maupun oleh pemilik depot, karena kalau terlalu lama bisa berjamur atau terkontaminasi,” ungkapnya seperti dikutip dari rri.co.id
Terlebih lagi jika depot air isi ulang tersebut tidak melakukan pengujian laboratorium secara berkala maka perlu dipertanyakan kelayakan air minum yang dihasilkan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan, pengujian laboratorium perlu dilakukan secara berkala seperti bulanan atau semesteran.
Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui apakah teknologi yang digunakan depot masih layak digunakan. Contohnya seperti sinar Ultraviolet yang memiliki batas masa pakai. Jika tidak dilakukan pengujian secara berkala, terkadang beberapa hal tersebut luput dari perhatian pemilik depot yang mengakibatkan sinar UV tidak mendisinfeksi air secara optimal.
Tentu saja hal-hal seperti ini menjadi di luar kendali para pembeli. Oleh karena itu, penting bagi pembeli untuk mewaspadai ini. Daripada bertanya-tanya apakah depot air isi ulang yang dituju aman atau tidak, sudah saatnya untuk mulai memikirkan solusi baru yang lebih aman.
Sebagai solution provider di bidang water treatment, YUKI memiliki solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air minum Anda dan keluarga dengan lebih aman dan sehat. Bahkan dengan solusi ini Anda tidak memerlukan lagi galon, sehingga menjadi lebih praktis dan hemat biaya dalam jangka panjang.
Solusi tersebut merupakan Clarivvo yang dapat menghasilkan air minum dengan lebih mudah, praktis, efisien, dan tentunya aman digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum sehari-hari. Dengan menggunakan teknologi reverse osmosis (RO), Clarivvo mampu mengubah air bersih menjadi air siap minum setelah melalui sejumlah penyaringan.
Clarivvo juga tidak memerlukan ruang yang banyak karena bentuknya yang simple dengan desain minimalis, sehingga cukup untuk diletakkan di bawah sink. Solusi ini jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan air isi ulang yang belum pasti keamanannya. Terlebih terdapat tim Customer Service YUKI yang akan mengingatkan jika sudah waktunya pergantian sistem filtrasi, sehingga sistem dapat dipastikan selalu berjalan dengan optimal.
Clarivvo mampu menghapus berbagai keraguan Anda tentang air minum yang tidak aman. Oleh karena itu, tunggu apalagi hubungi YUKI sekarang juga untuk mendapatkan Clarivvo demi air minum yang sehat dan aman untuk keluarga.
Baca Juga:
- YUKI Water Treatment Hadir di IndoBuildTech Bandung 2026 dengan Solusi Water Treatment untuk Rumah
- Sering Diremehkan, Ini Tanda-tanda Air di Rumah Anda Butuh Filter Air Segera
- Air Kuning di Rumah, Berbahaya atau Tidak? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
- Lebih dari 90% Air Tanah di Jakarta Tercemar E. coli, Yakinkah Air di Rumah Anda Sudah Aman?
- Filter Air Sumur EVI: Solusi untuk Segala Kondisi Air Sumur di Indonesia

